Pemkab Purbalingga rencananya akan mengembangkan Terminal Bobotsari di tahun 2013. Pengembangan ini sesuai dengan hasil survey yang telah dilakukan oleh Dinhubkominfo kabupaten Purbalingga beberapa waktu yang lalu. Data lapangan ini telah dilaporkan ke Dinhubkominfo propinsi Jawa Tengah dan pusat. Pengembangan ini membutuhkan dana Rp. 2,5 Milyar berasal dari APBN pusat dan diharapkan di tahun 2013 mendatang akan segera direalisasikan.
Kepala Dinhubkominfo Purbalingga Drs. Yonathan Eko Nugroho M.Hum mengatakan, pengembangan terminal Bobotsari tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan di tahun 2013. Saat ini Terminal Bobotsari merupakan terminal type C, dan di tahun 2014 mendatang dapat dinaikkan statusnya menjadi terminal type A. Sedangkan pengembangan ini meliputi penambahan lahan ke sebelah barat terminal, peningkatan fasilitas berupa ruang tunggu bagi penumpang, Pos retribusi, dan ruang Kantor.
Ditambahkan Yonathan, terminal tersebut memang lebih layak dikembangkan. Menurutnya terminal Bobotsari lebih ramai dibandinkan dengan terminal bus yang ada di kota Purbalingga yang merupakan terminal tipe B. Terminal Bobotsari setiap hari rata-rata terdapat 15 armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang keluar masuk membawa penumpang.
Dengan dasar pertimbangan tersebut maka pihaknya, mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan status terminal tersebut. Dan ternyata usulan tersebut mendapatkan persetujuan.
Dikatakan Yonathan, pihaknya saat ini sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) terkait pengembangan terminal Bobotsari. Secara prinsip, pengembangan menjadi terminal tipe A tentu memerlukan perluasan lahan, hal tersebut sudah menjadi bahan kajian. Sedangkan lahan yang akan digunakan berada disebelah barat terminal rencananya akan merelokasi kios para pedagang dan SD Negeri 2 Bobotsari.
Yonathan berharap, dengan pengembangan terminal Bobotsari dimasa datang dapat menambah trayek angkutan baru yakni tujuan Semarang dan berbagai daerah di Jawa Timur.