OPTIMALKAN KEMATANGAN PENYELENGGARAAN STATISTIK SEKTORAL, PEMKAB PURBALINGGA GELAR RAPAT PERSIAPAN PENILAIAN EPSS 2026

PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mulai mematangkan strategi untuk menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2026. Langkah ini diawali dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang berlangsung di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga, Rabu (5/3/2026).

Rapat krusial ini dihadiri oleh Pembina Data Statistik yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga, Koordinator Forum SDI yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida),serta produsen data yang menjadi calon lokus penilaian EPSS 2026 diantaranya Dindikbud, Dinkesppkb, Dinsospermasdesp3a, Dinpekdukcapil, dan DPMPTSP Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Kepala Dinkominfo Purbalingga, R. Budi Setiawan, S.E, M.Si. menekankan pentingnya sinergi antar-OPD untuk mempertahankan dan meningkatkan predikat Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang sebelumnya telah diraih. Sebagai informasi, pada tahun 2024 lalu, Purbalingga berhasil meraih predikat “Baik” dengan nilai IPS 2,81 poin.

Kepala BPS Purbalingga selaku pembina data memberikan arahan mengenai pemenuhan bukti dukung dan penguatan tata kelola data sektoral di masing-masing instansi. Fokus utama penilaian EPSS 2026 meliputi 5 domain diantaranya Prinsip SDI, Kualitas Data, Proses Bisnis Statistik, Kelembagaan dan Statistik Nasional.

Melalui koordinasi ini, setiap instansi berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi mandiri dan melengkapi instrumen penilaian sesuai standar yang ditetapkan dalam Program Pembinaan Statistik Sektoral.

Dengan persiapan yang lebih awal dan matang, Pemerintah Kabupaten Purbalingga optimis dapat mencatatkan hasil yang lebih maksimal pada penilaian EPSS 2026 mendatang demi mewujudkan “Satu Data Purbalingga” yang berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *